| Ustadz Felix Siauw dalam Kajian Dhuha MPI Lampung (Fotografer : Au) |
Dalam Kajian Dhuha tersebut, Ustadz Felix Siauw menjelaskan bagaimana cara membuat suatu kebiasaan. "Ketika Sang Ayah bernama 'Latihan' bertemu dengan Ibu bernama 'repetisi' (pengulangan), maka akan melahirkan anak yang bernama 'Habits' (Kebiasaan)." begitulah penggambaran tentang membuat kebiasaan yang dijelaskan Mualaf lulusan IPB tersebut.
“Kebiasaan pemuda Islam yang baik misalnya dimulai dari menghafal dan ayat-ayat Alquran. Satu ayat dibaca 14 kali. Dalam sehari empat kali perulangan. Pagi, zuhur, magrib, isya. Sehari total 56 kali baca 1 ayat. Insya Allah kita akan hapal,” ujar dia. Menurutnya, cita-cita yang diselaraskan dengan kebiasaan dapat dipelajari dengan sendiri, kecuali hal-hal yang memang membutuhkan pendidikan. “Jika kita ingin menjadi dokter, masuk pendidikan. Kan tidak mungkin dokter tanpa pendidikan. Polisi dan yang lainnya juga demikian,” ujarnya.
| Sebelum pulang ke Jakarta, Ustadz Felix Siauw foto bersama peserta kajian |
Kajian Dhuha yang tersebut juga dihadiri oleh 118 peserta laki-laki dan 320 peserta perempuan. Peserta dari kampus luar Unila seperti Umitra, STIT Darul Fatah, Teknokrat, IAIN Raden Intan Lampung, STAIN Jurai Siwo Kota Metro. Setelah 1 setengah jam sesi materi, kajian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diakhiri foto bersama Ustadz Felix Siauw bersama peserta kajian.
Reporter : Aulia

